Selasa, 27-11-2007 17:57:29
Agung Dukung Legalisasi Judi, Bukti KWTE Lagoi Proyek Politik
Oleh : Charles
TANJUNGPINANG - Pernyataan Ketua DPR Agung Laksono yang menyetujui langkah Bupati Bintan Anshar Ahmad melakukan legalisasi perjudian di Kawasan Wisata Terpadu Eksklusif (KWTE) Lagoi Bintan, membuat pro dan kontra pada masyarakat Bintan.
Batamtoday.com | Agung Dukung Legalisasi Judi, Bukti KWTE Lagoi Proyek Politik
Kendati saat ini, Ranperda KWTE Lagoi, Bintan tersebut masih diundur pembahasannya dan belum disahkan, akibat pembahasan RAPBD 2008, sejumlah kepala daerah dan Ketua Pansus, serta anggota DPRD lainnya, termasuk Bupati Bintan Ansar Ahmad SE,MM, masih enggan memberikan komentar dan tanggapan.
Ketika dikonfirmasi Batam Today melalui telepon, baik Bupati Bintan Ansar Ahmad, Ketua Pansus Djoko Zakaria dan beberapa pejabat lainnya, tak mau memberikan jawaban dan komentar, terkait pernyataan Ketua DPR-RI Agung Laksano yang mendukung legalisasi judi di KWTE Lagoi.
Di tempat terpisah, Ketua LSM Bintan Crisis Center (BCC) Kepri, Suryadi SP mengatakan, sah-sah saja Agung Laksano setuju dan berpendapat demikian. Tetapi, sebaiknya Ketua DPR-RI dari Partai Golkar ini juga hendaknya memberikan pengertiaan kepada masyarakat, apakah regulasi hukum di republik ini melegalkan dan memungkinkan hal tersebut.
"Dukungan Agung Laksono ini, juga akan menjawab pertanyaan banyak pihak, yang bertanya-tanya apa substansinya, Ketua DPR-RI Agung Laksono hadir pada launching peletakan batu pertama pembangunan Kawasan KWTE di Lagoi kemarin," tegasnya.
Aktivis HMI ini juga menjelaskan statement dan pernyataan Ketua DPR-RI ini akan semakin memperjelas dan membenarkan pendapat beberapa pengamat politik yang menyatakan Ranperda KWTE yang dibungkus dengan judi dalam Kawasan Wisata Terbatas Eksklusif (KWTE) Lagoi Bintan, merupakan kepentingan politik salah satu parpol pada pemilu 2009 mendatang.
"Statement dan pernyataan Agung Laksono ini akan semakin menggiring (untuk membenarkan) pendapat beberapa pengamat politik yang mengatakan, bahwa proyek KWTE Bintan adalah untuk kepentingan "fund rising" salah satu parpol pada Pemilu 2009 mendatang," jelasnya.
Berita Terkait