batamtoday.com  / batamtoday news Google batamtoday.com

Kemendiknas: Guru di Perbatasan Dapat Rumah Dinas

SENIN, 08-02-2010 18:57

Oleh : Redaksi

JAKARTA-Kabar gembira bagi guru yang bertugas di daerah terpencil dan perbatasan. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), akan mengalokasikan anggaran pengadaan rumah dinas bagi para guru di daerah tersebut. Hal ini dimaksudkan agar kinerja dan minat guru mengajar di kawasan terpencil dan daerah perbatasan bisa meningkat.

Kepada wartawan, Senin (8/2/201), Wakil Mendiknas Fasli Jalal mengatakan, pada tahun 2010 ini perhatian pemerintah untuk guru di kawasan terpencil dan perbatasan memang sangat besar. "Jadi, selain insentif sebesar satu kali gaji pokok, Peraturan Menteri (Permen) yang baru juga membuka peluang lebih besar untuk kesejahteraan guru di bidang lainnya. Kita akan alokasikan anggaran untuk pengadaan rumah dinas, transportasi dinas, bahkan mungkin beasiswa bagi keluarga si guru tersebut. Jadi, kesejahteraan guru di daerah pinggiran akan lebih besar dari sebelumnya," papar Fasli.

Bukan hanya rumah dinas, bagi guru di daerah terpencil dan perbatasan juga disebutkan akan diberikan insentif lebih daripada guru di kawasan perkotaan. "Kita sudah mulai melakukan pendataan guru-guru di daerah terpencil dan perbatasan ini. Dengan peningkatan kesejahteraan, diharapkan minat para guru mengajar di kawasan tersebut bisa terus meningkat," katanya.

Sementara itu, Mendiknas Muhammad Nuh memastikan bahwa insentif sebesar satu kali gaji pokok bagi guru di daerah terpencil dan perbatasan, akan menggunakan sistem rapel. Karena katanya, meski sudah ditetapkan sejak akhir Desember 2009, namun pelaksanaan pembayaran insentif tersebut belum berjalan di 2010 ini.

"Bulan Januari lalu insentif tambahan tersebut memang belum dibayarkan. Karena anggarannya juga akan masuk di APBN-P 2010. Nanti akan kita rapel saja tambahan insentif untuk guru tersebut. Yang jelas, pemerintah pasti akan membayarkan tanggungjawab tambahan insentif yang sudah ditetapkan Permendiknas," kata M Nuh.

M Nuh pun berjanji, perhatian terhadap guru di daerah terpencil dan perbatasan akan lebih ditingkatkan di tahun-tahun mendatang. "Karena komposisi guru di daerah terpencil, dibandingkan dengan di kota-kota, memang masih kecil. Padahal di desa-desa perbatasan masih banyak membutuhkan tenaga guru," katanya.(jkt/btd)

Baca Juga

Menuju Lingga I : Uteh Nomor 1 Disusul Saudara dan Sarung Nomor 3

SABTU, 20-03-2010 12:26

LINGGA- Pengundian nomor urut pasangan calon Bupati Lingga yang dinyatakan...

Menuju Lingga I: Tiga Pasangan Calon Cabut Undian Nomor Urut

SABTU, 20-03-2010 12:21

LINGGA- KPUD Lingga melaksanakan pengundian nomor urut pasangan calon Bupati/Wak

Pelaksanaan UN di Bintan

Akibat Rentang Kendali Jauh, Soal UN SMA/SMK Tambelan Dikirim Duluan

SABTU, 20-03-2010 11:38

TANJUNGPINANG-Untuk mengantisipasi keterlambatan pendistribusiaan soal, ke...

Dewan Minta PT BIS Diberi Kesempatan Buka Usaha Penambangan

SABTU, 20-03-2010 11:37

BINTAN-Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bintan Zulkifli mengatkan, guna...

Pelaksanaan UN di Bintan

Soal UN Dititip di Polsek Teredekat

SABTU, 20-03-2010 11:34

TANJUNGPINANG-Kasi Pendidikan Menengah dan Atas Dinas Pendidikan Kabupaten...