Kawal Perundingan UMK 2014, Kenaikan Upah 50 Persen Harga Mati

suprapto-spmi.gif

BATAMTODAY.COM, Batam - Ratusan anggota Garda Metal akan diturunkan mengawal setiap pembahasan UMK Batam tahun 2014. Buruh di Batam mengininkan upah naik 50% dari UMK tahun 2013.

Suprapto, Sekretaris Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam yang juga sebagai Pangkorda Garda Metal itu, mengatakan kenaikan upah 50% untuk UMK tahun 2014 harga mati bagi buruh. Hal ini disebabkan daya beli buruh semakin menurun karena harga bahan-bahan pokok yang semakin melonjak.

Dalam pembahasan UMK 2014 ini, lanjut Suprapto, buruh mengusulkan angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di kisaran 80 - 120 item. Namun, sampai dengan pembahasan ke-3 yang berlangsung di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, yang terletak di daerah Sekupang, belum menetapkan angka KHL.

"UMK tahun 2014 itu harus naik 50 persen. Angka KHL yang kita ajukan itu 80 - 120 item," kata dia, Sabtu (19/10/2013), siang.

Menurutnya, jika angka KHL turun dari yang diajukan, dan kenaikan UMK 2014 tak mencapai 50 persen, dipastikan akan ada aksi turun ke jalan oleh ribuan buruh.

Tak hanya itu, kata Suprapto, pengawalan yang dilakukan anggota Garda Metal dalam setiap pembahasan UMK itu juga bertujuan supaya pihak luar atau pengusaha pelaku upah murah tidak bisa melakukan intervensi terhadap Dewan Pengupahan Kota (DPK). Sehingga, apa yang menjadi keputusan dalam pembahasan itu yang terbaik diantara buruh dan pengusaha.

"Kenaikan upah 50 persen itu belum bisa menyejahterakan buruh, mengingat harga kebutuhan yang mahal, juga imbas kenaikan BBM," jelasnya.

Terkait pengupahan ini, tambah Suprapto, Minggu (20/10/2013) bertempat di Lapangan Bola Batamindo, Mukakuning akan dilakukan Apel Akbar Pengupahan 2014. Disebut, peserta yang hadir dari anggota FSPMI Batam berjumlah 20.000 orang.

Apel Akbar Pengupahan 2014 itu dimulai pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai dan dihadiri langsung oleh Presiden FSPMI, Said Iqbal.

Editor: Dodo

Share on Google+