Banner TJP

Dalami Dugaan Korupsi Ganti Rugi Lahan SD Terpadu Tanjungpinang, Polisi Periksa Gatot Winoto

Lokasi-SD-Terpadu-korupsi1.jpg

TANJUNGPINANG, batamtoday - Kasus dugaan korupsi dana ganti rugi lahan unit sekolah baru (USB) SD Terpadu Tanjungpinang, yang telah menyeret mantan Kabag Tata Pemerintahan Kota Tanjungpinang, DC, sebagai tersangka, masih terus bergulir di Polres Tanjungpinang.

Penyidik Polres Tanjungpinang masih terus melakukan menyelidikan dan mengumpulkan bahan dan keterangan sebagai alat bukti, sambil menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keaungan dan Pembangunan (BPKP), terkait jumlah kerugian negera dalam kasus korupsi ini.

"Tindak lanjut penyidikan korupsi ganti rugi lahan unit sekolah baru (USB) SD Terpadu Tanjungpinang di KM 12 hingga saat ini masih terus dilaksanakan," ujar Kapolres Tanjungpinang, AKBP Patar Gunawan, kepada batamtoday, Jum'at (3/4/2013).

Selain melakukan ekspos dengan instansi terkait serta mengumpulkan sejumlah alat bukti, lanjut Patar Gunawan, sambil menunggu hasil audit BPKP pihaknya juga memanggil dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk mantan Plt Sekda Kota Tanjungpinang Gatot Winoto, yang saat ini menjadi terdakwa dugaan korupsi Rp 1,1 miliar UUDP Setdako Tanjungpinang tahun 2010 dan menjalni penahanan di Rutan Kelas IB Tanjungpinang.

Pemeriksaan Gatot Winoto sendiri, dilakukan penyidik Polres Tanjungpinang di Rutan Kelas IB Tanjungpinang pada Jumat (3/5/2013) kemarin.

"Penyidikan masih terus kita lakukan dengan memanggil dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk mengumpulkan alat bukti lainnya," tambah Patar.

Ditanya kapan berkas perkara tersangka DC diekspos dan dilimpahkan ke Kejari Tanjungpinang, Patar mengatakan sesegera mungkin setelah hasil penyidikan rampung dan maksimal.

"Nanti kalau sudah hasil penyidikannya rampung dan maksimal akan segera kita eskpos dan limpahkan, dan hal itu juga akan disampaikan pada masyarakat," ujarnya.

Disinggung benar tidaknya ada    .....(halaman selanjutnya)

Share on Google+ Batamtoday .com

Iklan-Batamtoday