Banner TJP

Soal Antisipasi Banjir

Jika Pemko dan BP Batam Tak Sepakat, Dahlan akan Lapor Presiden

dahlan_mrenges.jpg

BATAM, batamtoday - Cut and fill yang disinyalir sebagai biang banjir di Batam, mengharuskan Pemko mengadakan pembahasan dengan BP Batam mengenai pemberian izin dan pengawasan, paling lambat akhir bulan Mei 2013.

Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan, mengatakan pembahasan mengenai izin dan pengawasan akan dituangkan dalam satu atauran yakni Peraturan Wali Kota (Perwako) jika ada kesepakatan.

Langkah pertama yang akan dilakukan, lanjut Dahlan, mengadakan rapat Muspida. Dalam rapat tersebut SKPD akan mempresentasikan mekanisme pemberian izin dan pengawasan mengenai cut and fill biang penyebab banjir tersebut.

"Begini, akhir Mei ini akan ada rapat Muspida, mekanismenya akan dipresentasikan, kalau saya rasa sudah oke akan dibuatkan profil. Tetapi saya harus ketemu dulu dengan Pak Mustofa (Kepala BP Batam) supaya ada kesepahaman," jelasnya, kemarin.

Ditambahkannya, setelah melakukan pertemuan dengan BP Batam dan ada kesepahaman, maka pada rapat Muspida berikutnya akan dibuatkan Perwako. Namun, jika tetap tidak ada makn Wali kota Batam akan melaporkan hal itu kepada Presiden.

"Pemberian izin mah, gampang. Pengawasannya yang perlu, kalau tak ada kesepahaman saya akan laporkan kepada Presiden," tegasnya.

Seperti diketahui, rencana pembuatan Perwako itu juga akan melalui beberapa tahapan seperti rapat Muspida. Rapat pertama yang akan dilakukan untuk pembuatan Perwako tersebut paling lambat akhir tanggal 28 Mei 2013.

"Semua akan dibahas dalam rapat Muspida. Paling lambat sebelum 28 Mei 2013 sudah akan dibahas," tutupnya.

Editor: Dodo

Share on Google+