Banner TJP

Disduk Capil Batam Tunggu Juklak dan Juknis dari Kemendagri

akta_lahir.jpg

BATAM, batamtoday - Sama seperti di Bintan dan Tanjungpinang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam juga masih menunggu petunjuk teknis dan pelaksanaan layanan pembuatan akta lahir bagi anak yang terlambat didaftarkan seiring dianulirnya pasal 32 ayat 2 UU No.23 tahun 2006 oleh Mahkamah Konstitusi.

"Kita masih menunggu SK dari Gubernur Kepri dalam dua minggu, kalau sudah turun SK-nya baru kita membuat surat edaran kepada kecamatan setempat," ujar Sadri Khairuddin, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Batam, Kamis (2/5/2013).

Menurut Sadri keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut meringankan dan memudahkan masyarakat yang ingin membuat akta kelahiran hanya mengurus ke Dinas kependudukan saja, tidak perlu harus disidangkan.

"Anak yang satu tahun ke atas tidak harus mengikuti sidang, hanya mengurusnya ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil," kata Sadri.

Saat ditanyakan berapa berkas yang sudah diurus oleh pihaknya untuk disidangkan, Sadri mengatakan, ada ratusan yang sudah memberikan berkas, hanya saja semua belum selesai dan masih dalam proses pembuatan akta kelahiran

"Yang sudah divonis 472, tinggal pembuatan akta kelahiran saja," kata Sadri.

Editor: Dodo

Share on Google+