Banner TJP

Keluarga Tetap Yakin Empat Bocah Bengkong Korban Pembunuhan

evakuasi_bocah.jpg

BATAM, batamtoday - Keluarga empat bocah Bengkong yang ditemukan tewas menumpuk di dalam jok mobil sedan Subaru Legacy warna hitam BM 1306 XS yang teronggok di Pasar Cik Puan, Seipanas, tetap meyakini anak-anak mereka merupakan korban pembunuhan. Pernyataan sementara Polisi dari hasil visum, bahwa keempatnya tewas akibat asfiksia atau mati lemas karena kekurangan oksigen, dirasa sangat janggal.


Puluhan keluarga korban yang datang ke Mapolreta Barelang, Sabtu (16/3/2013), membeberkan sejumlah dugaan kejanggalan terkait kematian empat bocah tak berdosa itu. Mereka menyatakan belum terima atas meninggalnya empat bocah sebelum ada pengungkapan yang jelas dari pihak kepolisian.

Karolus, satu diantara puluhan keluarga keluarga empat bocah, di hadapan Kapolresta Barelang Kombes Pol Karyoto, mengatakan, sebelum ditemukan keempat bocah tersebut tewas di dalam mobil rongsok itu, ayah dari salah seorang korban, Andreas, sudah melakukan pencarian tepatnya pukul 21.00 WIB malam. Beberapa kali mobil tersebut disenter sampai ke dalam, tetapi tak satu orang pun bocah itu ditemukan berada di dalam mobil.

"Ini kejanggalan pertama yang kami lihat. Karena disebut, empat anak kami yang tewas itu diperkirakan berada di dalam mobil sekitar 30 jam, sejak dinyatakan hilang," bebernya.

Ditambahkan beberapa keluarga lainnya, kondisi mobil rongsok itu menurut informasi yang mereka dapat dalam keadaan terkunci. Sehingga, hal yang paling janggal ketika empat bocah itu bisa masuk ke dalam mobil tanpa membuka pintu terlebih dahulu.

"Saya yakin empat anak kami itu dibunuh terlebih dahulu di luar. Setelah meninggal baru dimasukkan ke dalam mobil," kata Kornel.

Menurutnya, secara logika mobil rongsok yang sudah teronggok bertahun-tahun pasti akan mengalami keropos. Dengan kondisi itu, kuat dugaan pasti ada celah di dalam    .....(halaman selanjutnya)

Share on Google+ Batamtoday .com

Iklan-Batamtoday