Banner TJP

Penyidik Tak Profesional

Keterangan Saksi dalam BAP Perkara BBM Gandasari Kabur dan Bingungkan Jaksa

bb-ganda-sari-1.jpg

TANJUNGPINANG, batamtoday - Diduga sengaja mengaburkan permasalahan dan terkesan tidak profesional, sejumlah keterangan saksi dalam BAP perkara penimbunan dan penyelundupan BBM  bersubsidi PT Gandasari Petra Mandiri, yang penyidikannya dilakukan Polda Kepri, terkesan kabur dan mengambang.


Mengambangnya sejumlah keterangan saksi dalam BAP kasus Gandasari ini, sebagaimana dikeluhkan oknum jaksa di Kejati Kepri, tidak hanya mengaburkan perkara sebenarnya tapi juga menimbulkan kebingungan di pihak penuntut umum dalam melanjutkan berkas tersebut ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang.


Tak ayal, kasus penyelewengan BBM bersubsidi yang menghebohkan publik Kepri ini pun masih mengambang dan hingga saat ini belum dapat dinyatakan lengkap atau P 21 oleh Kejaksaan Tinggi Kepri.


Kepala Kejaksaan Tiggi Kepri Elvis Jhony SH MH, yang dimintai tanggapannya terkait BAP kasus Gandasari yang sebelumnya dinyatakan P19 (dikembalikan dengan pemberian petunjuk jaksa ke penyidik Polda), mengatakan berkas tersebut sudah dikirimkan penyidik Polda Keperi dan saat ini kembali ditelaah oleh tim jaksa yang menangani perkara tersebut.    


"Berkas perkara atas petunjuk kita, kemarin sudah dikembalikan tim penyidik, dan saat ini kembali sedang ditelaah jaksa yang menangani," ujar Elvis Jhony kepada batamtoday, Rabu (13/2/2013).


Disingung dengan adanya sejumlah keterangan saksi yang kabur dan mengambang dalam BAP yang dikirimkan penyidik Polda Kepri, sebagaimana dikeluhkan anggotanya, Elvis Jhony mengatakan, memang tingkat kesulitan yang paling utama dari telaah yang dilakukan kejaksaan pada BAP perkara penimbunan dan penyelundupan BBM PT Gandasari terletak pada keterangan saksi dan alat bukti.


"Semua perkara seperti itu, selagi masih ada yang ditutup-tutupi penyidik, telaah dan pelaksanaan penuntutan    .....(halaman selanjutnya)

Share on Google+ Batamtoday .com

Iklan-Batamtoday