batamtoday.com | propertinews.com
  • HOME
  • Pemilu 2014
  • Seputar Kepri
  • Hukum & KRIMINAL
  • Politik
  • Ekbis
  • Olah Raga
  • Kesehatan
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Nasional
Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia | Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

batamtoday.com | Kiprah-Perempuan-Indonesia-Memiliki-Posisi-Strategis


Kiprah Perempuan Indonesia Memiliki Posisi Strategis
 
Selasa, 18-12-2012 | 18:27 WIB | Penulis: si
\Bookmark
 
 
Berita lainnya :
Villa Taman Bunga Tinggal 5 Unit
Batu Aji Residence Tawarkan Diskon 10 Persen
Wagub Kepri Minta Pengembang Perhatikan Fasum dan Lingkungan
Ruko Tisenia Tiban Ditawarkan Mulai Rp 688 Juta



JAKARTA, batamtoday - Peringatan Hari Ibu ke -84 dimaksudkan untuk senantiasa mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan makna Hari Ibu sebagai kebangkitan, persatuan dan kesatuan gerak perjuangan kaum perempuan yang tak terpisahkan dari kebangkitan gerak perjuangan bangsa Indonesia.


“Kita dapat melihat kiprah perempuan Indonesia dalam berbagai peran dan posisi strategis pada berbagai keragaman aktivitas,” kata Sekjen DPR Nining Indra Saleh ketika membacakan sambutan Menteri  Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  pada Upacara Bendera karyawan Setjen DPR, MPR dan DPD Selasa (18/12/2012) di halaman Gedung DPR Senayan, Jakarta.

Pada upacara menyambut peringatan Hari Ibu ke-84, lebihlanjut Meneg. PP dan PA ini mengungkapkan, hal itu menunjukkan bahwa perempuan Indonesia merupakan sumber daya yang potensial apabila diberi peluang dan kesempatan akan maju dan meningkatkan kualitasnya secara mandiri dan menjadi penggerak maupun penghela dalam berbagai dimensi kehidupan dan pembangunan bangsa.

Secara hakekat, lanjutnya, perempuan Indonesia masa lampau sama halnya dengan perempuan Indonesia masa kini. Mereka tetaplah manusia yang memiliki hak dan kewajibannya, memiliki kecerdasan dan kemampuan berpikir dan bersikap.

Namun, kondisi sosial budaya pada masa lalu telah mengungkung perempuan Indonesia pada kebisuan dan kepasifan. Meski demikian, kondisi tersebut tidak membungkam seluruh  perempuan Indonesia. Sejarah telah membuktikan bahwa sebagian perempuan Indonesia berani berpartisipasi dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Kongres Perempuan 1928 pada tanggal 22 Desember 1928 adalah bentuk respon dari organisasi atau gerakan perempuan Indonesia yang pada saat itu telah tumbuh, untuk mendukung secara kongkrit semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928,” tandas Meneg PP&PA.

Tema peringatan Hari Ibu ke-84 kali ini “ Peran Perempuan dan Laki-laki Dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Kesejahteraan Bangsa”.

Pada Upacara kali ini semua kendali upacara dilakukan perempuan dari Inspektur Upacara yang juga Sekjen DPR Nining Indra Saleh, komandan upacara hingga pembaca naskah.



Komentar :
 
 

 
BERITA TERKINI
17:53 WIB | 25-05-2013
Peringatan Waisak di Tanjungpinang Berlangsung Khidmat
17:36 WIB | 25-05-2013
14 Anak Jalanan Terjaring Razia di Karimun
16:26 WIB | 25-05-2013
Ponsel Terbaru dan Bergaransi di Masterfone Lucky Plaza
16:13 WIB | 25-05-2013
Masyarakat Harus Kritis, Korektif dan Konstruktif
15:49 WIB | 25-05-2013
Pebalap Asing Dominasi Tour de Barelang
15:46 WIB | 25-05-2013
Raja Ahmad Tantang PT Bukit Prapatan Tunjukkan Bukti Kepemilikan
15:21 WIB | 25-05-2013
Kini Fasilitas Indoor dan Outdoor di Golden View Hotel Makin Menarik
14:27 WIB | 25-05-2013
Ibu 3 Anak Nyaris Tewas Usai Dianiaya dan Diperkosa
14:20 WIB | 25-05-2013
Ratusan Pebalap Sepeda Asing Ikut Tour De Barelang
14:14 WIB | 25-05-2013
Keamanan Jadi Modal Mutlak untuk Tarik Wisatawan
INDEX


Home | Contact | Redaksi | Disclaimer
Seputar Kepri | Hukum & Kriminal | Politik | Ekbis | Olah Raga | Kesehatan | Hiburan | Kuliner | Nasional | Propertinews | Info Lalin | Warta Buruh | Green & Clean | Singapura - Malaysia
Lipsus | Sosok | Opini | Iptek | Surat Pembaca | Info Iklan | Gallery | Forum | Indeks

     

© Copyright 2013 batamtoday.com All Right Reserved
© powered by: 2digit