DPRD Kepri Minta Soerya Tidak Mundur sebagai Wagub Kepri

Soerya-Wagub-Kepri.gif

TANJUNGPINANG, batamtoday - Tiga unsur pimpinan DPRD Kepri meminta Soerya Respationo tidak mundur dan tetap memangku jabatan sebagai Wakil Gubernur Kepri.


Ketua DPRD Kepri, Nur Syafriadi mengatakan jika ada isu dan gesekan yang terjadi antara gubernur dan wakil gubernur disarankan dapat diselesaikan secara baik. 

Selain itu, tiga unsur pimpinan DPRD Kepri yang melakukan klarifikasi dan mempertanyakan keinginan mundur Wakil Gubernur sebagaimana isu yang berkembang saat ini, juga meminta agar Soerya dapat menindaklanjuti permintaan dan pernyataan pimpinan DPRD Kepri itu kepada DPP PDI Perjuangan, selaku partai tempat Soerya bernaung.

"Dari hasil investigasi, konfirmasi dan klarifikasi yang kami lakukan atas isu yang beredar mengenai pengunduran diri Wakil Gubernur, kami menyatakan dan meminta pada Wakil Gubernur agar tidak mengundurkan diri dari jabatannya dan tetap melaksanakan roda pemerintahaan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya," kata Nur Syafriadi pada sejumlah wartawan di DPRD Kepri, Kamis (18/10/2012).

Dalam kesempatan itu, Nur yang didampingi dua unsur pimpinan DPRD lainnya  Iskandarsyah dan Edi Siswoyo, juga meminta Soerya dapat menjalankan tugas sesuai dengan wewenang yang dimiliki dalam roda pemerintahan Provinsi Kepri sebagaimana mestinya. 

Dia meminta agar seluruh masyarakat Kepri dapat mengawal dan mengawasi program Kerja serta kebijakan pemerintah dalam mengusung Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Panjang (RPJM maupuan RPJP) provinsi Kepri, sesuai dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur sebelumnya.

Pemanggilan dan klarifikasi langsung DPRD kepada Wakil Gubernur ini sendiri dikatakan Nur Syafriadi, dilakukan atas isu  yang berkembang di masyarakat, hingga sebagai badan legislasi, penganggaran dan pengawasan, tiga unsur pimpinan DPRD melakukan investigasi dan konfirmasi serta klarifikasi untuk menampung spirasi masyarakat di Kepri.

"Kami menyimpulkan dalam isu yang berkembang tetantang pengunduran diri Wakil Gubernur ini ada dan sengaja dihembuskan pihak-pihak tertentu secara sistematis, yang menurut kami tanpa dasar dan argumentasi yang tidak jelas," sebut Nur.