Banner TJP

Perompakan Tugboat HM Leo I

Syahbandar Kabil Sesalkan Tak Ada Perlawanan dari Anggota Brimob

abk-tgboat-leo.gif

BATAM, batamtoday - Kepala Syahbandar Pelabuhan CPO Kabil, Djoko WS sangat menyayangkan tidak adanya perlawanan oleh anggota Brimob Mabes Polri yang berada di dalam kapal Tugboat HM Leo I pada saat terjadinya perompakan, Selasa (5/9/2012) dini hari sekitar pukul 00.30 Wib.


"Masak tak ada perlawanan sama sekali dari petugas yang jaga dengan senjata laras panjangnya," keluh Djoko sambil menggelengkan kepalanya, Rabu (5/9/2012).


Di lain sisi, senada juga disampaikan oleh Sarip Durakman masinis tiga, kapal Tugboat HM Leo I kepada batamtoday di atas kapal. Dia mengatakan dari kamarnya digiring oleh oleh perampok ke ruang istirahat awak kapal, Montri sudah ditodong dengan senjata tajam berukuran 60 centimeter di lehernya.


"Banggggg, tolong jangan bawa senjata saya, tolong taruh di situ," kata Sarip menceritakan saat kejadian anggota Brimob itu merintih meminta tolong kepada perompak yang berjumlah delapan orang.


Sesaat setelah para perompak meninggalkan kapal dengan hasil jarahan seperti, TV LCD 22 inchi, puluhan handphone dari awak kapal, dompet berisikan uang dan lainnya, menggunakan speedboat dengan mesin telah dimodifikasi rencananya akan menyandar kembali ke Tongkang Prince Capricorn yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari kapal Tugboat HM Leo I.


"Pas mau dihampiri ke tongkang, petugas yang satu lagi berada di tongkang (Hermanto) menembakkan senjatanya ke atas, beberapa kali. Tapi saya tidak ingat berapa kali ditembakkan ke atas dengan kondisi saat ini saya masih trauma" kata Indra, kelasi kapal ketika itu berada di tongkang.


Dia mengatakan, dengan jarak sekitar 300 meter dari kapal dalam kondisi gelap gulita, tidak diketahui adanya kapal speed    .....(halaman selanjutnya)

Share on Google+ Batamtoday .com

Iklan-Batamtoday