Banner TJP

Penerimaan Berkas Lamaran CPNS Anambas Mulai 2 Agustus

anambas-kepala-bkd.gif

ANAMBAS, batamtoday - Penerimaan berkas bagi pelamar CPNS di Kabupaten Kepulauan Anambas dimulai tanggal 2 Agustus hingga 16 Agustus 2012. Penerimaan berkas lamaran tersebut akan dibuka sesuai dengan jam kerja seperti biasa.


"Dua Agustus sudah mulai penerimaan berkas lamaran dan kantor akan kita buka Senin sampai Kamis dari pukul 08.00 WIB sampai 15.00 WIB. Dan untuk hari Jumat, pukul 08.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupten Kepulauan Anambas, Iip Ilham, kepada wartawan, Jumat (27/7/2012).

Ilham menambahkan, berkas lamaran langsung diantar oleh yang bersangkutan dengan pakaian kemeja dan memakai sepatu. Dalam surat lamaran ditujukan kepada Bupati Kepulauan Anambas Cq Sekretaris Daerah Kepulauan Anambas Jl. Imam Bonjol No 33 Tarempa.

"Lamaran harus diantar langsung oleh yang bersangkutan ke Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS). Syaratnya sudah ada kita tempelkan di berbagai titik di Anambas termasuk pas foto 3x4 sebanyak 5 lembar, foto copy ijazah dan transkip nilai sesuai yang dilamar dan dilegalisir (bukan hasil scanning, red), foto copy sertifikat profesi bagi pelamar sajarana keperawatan," katanya.

Bagi pelamar pegawai tidak tetap (PTT) Kabupaten Kepulauan Anambas, SK-nya ditandatangani oleh Bupati dan dilegalisir oleh BKD. Ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) bagi pelamar yang berasal dari PTT minimal 2,0. IPK nilai untuk pelamar selain dari PTT Kabupaten Kepulauan Anambas bagi perguruan tinggi negeri (PTN) 2,50 bagi lulusan eksakta dan 2,75 bagi lulusan non eksakta.

"Untuk perguruan tinggi swasta (PTS) IPK-nya 2,75 bagi lulusan eksakta dan 3,25 bagi lulusan non eksakta. Selain itu pelamar harus melampirkan fotocopy kartu tanda penduduk (KTP) yang masih berlaku dan dilegalisir dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil," ujar Iip.

Iip menambahkan, untuk penerimaan kali ini adapun formasi yang dibutuhkan antara lain, tenaga guru 15 orang, tenaga kesehatan 7 orang dan tenaga teknis 72 orang dengan total 97 orang.

"Penerimaan untuk guru dibagi beberapa kategori, 8 orang untuk guru SD, 2 orang untuk guru SMP, 2 orang SMA dan 3 orang SMK. Untuk dokter spesialis 4 orang dan perawat 3 orang satu dari sarjana dan dua lagi D3, sementara untuk tenaga teknis kebanyakan sarjana bahkan untuk bagian penyuluh perindustrian perdagangan di admisnistrasi dan menajemen dibutuhkan 1 orang S2, selain itu SI dan D3. Tahun ini kita tidak ada penerimaan dari tamatan SLTA," katanya.

Share on Google+