Kantor Gubernur Kepri Kosong Melompong

Presiden Datang ke Kepri, Penyelundup Tiarap

pelabuhan_tikus.jpg

TANJUNGPINANG, batamtoday - Kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama sejumlah rombongan ke Batam, membuat sejumlah penyelundup yang biasanya hilir-mudik di laut wilayah Kepulauan Riau tiarap.

Berdasarkan panataun batamtoday, di sejumlah titik pelabuhan tidak resmi (ilegal-red.) sebagai lokasi penyeludupan di Tanjungpinang terlihat senyap dan nyaris tidak ada kegiatan bongkar muat barang. Hal itu juga dibenarkan sejumlah warga di pelabuhan.

"Sudah dari satu minggu kemarin kapal tidak ada masuk, katanya Presiden mau datang ke Kepri,"ujar salah seorang warga di Pelabuhan Rimba Jaya Tanjungpinang kepada batamtoday Sabtu (28/4/2012).

Sedikit berbeda, di kawasan laut Pelantar II, Kampung Bugis, sejumlah kapal cukong penyelundup meski intensitasnya tak seperti hari biasa, namun mereka tidak segan dan sungkan untuk melakukan bongkar muat sejumlah barang impor di kawasan itu. 

Sementara di Kantor Gubernur Provinsi Kepri, pada Jumat (27/4/2012) kemarin, salah seorang PNS yang ditemui di bagian Biro Umum, mengaku kalau sejumlah rekan dan atasannya, mulai dari staf, eselon IV,III hingga II, sudah dari tiga hari lalu berangkat ke Batam untuk menyambut kedatangan Presiden SBY. 

"Semua berangkat mas, sudah dari dua hari lalu, tinggal kita-kita aja di sini jaga kantor," ujarnya pada batamtoday

Kedatangan rombongan SBY ke Batam, terkesan seperti ajang kesempatan bagi sejumlah PNS dan pejabat di pemerintahan Kepri untuk menghambur-hamburkan dana berupa biaya SPPD dari Tanjungpinang ke Batam, dengan meninggalkan kantor. Alhasil, sejumlah ruangan di Kantor Gubernur Provinsi Kepri dalam dua hari kemarin kosong melompong saat jam kerja.

Share on Google+