Banner TJP

Batamtoday.com | Kepala Satpol PP Bantah Tolerir Bangunan di Jalur Hijau

Kepala Satpol PP Bantah Tolerir Bangunan di Jalur Hijau

logo_portal_copy_(1).jpg

BATAM, batamtoday - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam membantah pihaknya mentolerir dan memberikan izin keberadaan bangunan permanen yang berdiri di kawasan penghijauan. 

 

"Tidak benar itu kita memberikan izin kepada pedagang kaki lima maupun bangunan permanen di kawasan penghijauan, tidak ada izin yang kita berikan selama ini," ujar Hendri, Kasat Satpol PP Batam kepada wartawan, Rabu (11/4/12012) membantah ucapan Danton Pleton IV Satpol PP, Robert Budiman di pemberitaan sebelumnya. 

Adanya bangunan lama yang berdiri di lahan penghijauan maupun memakan row jalan seperti bangunan permanen, tambah Hendri pihaknya akan melakukan penertiban dimulainya dengan peneguran pertama hingga pada pemberitahuan penggusuran. 

"Akan kita tertibkan secara perlahan semuanya, karena kita menegakkan perda ketertiban. Tapi tidak serta merta kita tertibkan secara bersamaan karen membutuhkan anggaran untuk anggota kita yang ikut bertugas," ujarnya kembali. 

Lahan yang dimaksud selama ini melanggar aturan, seperti showroom mobil yang mobil-mobilnya memakan row jalan, toko bangunan yang meletakkan alat bangunannya di lahan penghijauan, janjinya juga akan ditertibkan. Namun saat ini pihaknya masih fokus di tiktik-titik wilayah yang meresahkan warga. 

"Itu juga pasti akan kita tertibkan, tapi untuk saat ini kita masih fokus melakukan penertiban di wilayah Nagoya dan Jodoh, karena sudah banyak sekali laporan dari masyarakat. Kita juga bertindak berdasarkan laporan masyarakat," jelasnya. 

Hendri juga berjanji akan mencari tahu siapa oknum yang menyebutkan bangunan PK5 yang memperoleh izin dari atasan oknum Satpol PP itu sendiri. Hendri juga berharap kepada masyarakat yang mengetahui adanya pungutan liar yang dilakukan oknum Satpol PP, maka segera melaporkan kejadian itu ke pihaknya agar dapat ditindak lanjuti dan diproses dengan tegas.

 

Share on Google+