BATAM, batamtoday - Ratusan buruh PT Sanmina-SCI Batam lakukan aksi demo di dalam lokasi perusahaan guna menuntuk upah sundulan dan tunjangan perumahan, Rabu (22/2/2012) sekitar pukul 07.30 WIB.
Ratusan buruh yang melakukan aksi demo ini terdiri dari anggota Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI) dan puluhan buruh lainnya. Adapun upah sundulan yang dituntut sebesar Rp222 ribu selisih dari UMK 2011 ke UMK 2012. Sementara tunjangan perumahan bervariasi dari Rp300 ribu untuk Operator, Rp500 ribu untuk teknisi dan Rp700 ribu untuk level staf.
Keterangan Ketua SPMI PUK Sanmina, Darmo Juwono menyebutkan aksi demo ini terjadi lantaran pihak perusahaan tidak mau menyepakati masalah tunjangan perumahan yang disuarakan ratusan buruh. Padahal perwakilan buruh sudah melakukan beberapa kali perundingan dengan pihak manajemen.
"Kami sudah lakukan tiga kali perundingan, tapi pihak menajement tidak mau menyepakati, yang ditawari upah sundulan satu paket dengan tunjangan perumahan," jelas Darmo Juwono.
Karena belum ada kesepakatan, sehingga ratusan buruh ini terpaksa melakukan aksi demo, tapi lantaran saat ini ada tiga tempat yang melakukan aksi yang sama, sehingga demo ratusan buruh PT Sanmina ini berlangsung hanya di dalam perusahaan.
"Kami sudah ambil izin demo, tapi lantaran ada demo di tempat lain, aksi yang akan kami lakukan ditunda untuk besok, Sehingga demo sekarang masih berlangsung di dalam perusahaan," katanya.
Masalah upah sundulan dan tunjangan perumahan ini sudah menjadi kesepakatan semua buruh yang akan dituntut ke pihak menajemen.
"Semua buruh menolak upah sundulan satu paket dengan tunjangan perumahan. Kalau sampai saat ini pihak menajement masih ngotot, aksi demo besok akan lebih besar dengan mendatangkan solidaritas dari PUK lain," papar Darmo.
(Gokli/Dodo)