BATAM, batamtoday - Elias Lobang (38), buruh pengangkut sampah Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam tewas tertimpa batu di bukit dekat rumahnya ruli Tiban BTN, Kamis (16/2/2012) pukul 16.00 WIB. Dia mengalami musibah saat mencongkel batu alam untuk dijual.
Dikatakan oleh Kamis (33), rekan korban mencari batu bahwa mereka mendapat pesanan batu alam. Sepulang kerja jadi buruh pengangkut sampah mereka sama-sama mencongkel batu dari bukit yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal mereka.
"Saya pamit beli rokok, pas jalan dia ambil pahat dan martil untuk mengambil batu. Tiba-tiba saya dengar ada suara batu rubuh," kata Kamis kepada wartawan pada Jumat (17/2/2012).
Mendengar suara tersebut, dia langsung balik arah melihat apa yang terjadi. Ternyata rekannya Elias sudah terjatuh dari atas bukit bersamaan dengan batu yang menimpanya.
"Batu dengan orangnya sama-sama jatuh dari atas. Sebagian batu kena pinggang, sebagian kena kaki dan ada juga yang kena kepalanya," terang Kamis.
Elias jatuh dengan posisi telungkup. Saat diperiksa, sudah mengghembuskan nafas terakhir. "Dia meninggal di tempat, tapi kita langsung larikan ke RSOB," tuturnya.
Di tempat yang sama, Jay (22), adik iparnya mengatakan bahwa Elias sudah beberapa kali terjatuh, namun tidak apa-apa. Kali ini batu yang menimpanya sangat besar.
"Luka seluruh badan, paling parah kena otak belakang. Tadi pas dimandikan jenazahnya masih keluar darah. Ini sudah yang ketiga kalinya jatuh," kata Jay.
Elias sendiri meninggalkan istrinya Sulifah dan tiga anak yakni Muslimin kelas 5 SD, Tika Anisa, TK dan Nuryati SMP Kelas 3.
"Nanti setelah dimandikan akan dikebumikan di Sei Temiang," ujar Jay.
(Roni Ginting/Dodo)