ANAMBAS, batamtoday - Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) memprioritaskan pembangunan baik secara fisik maupun ekonomi dengan tujuan agar dapat mensejahterakan masyarakat dari keterisoliran.
"Sesuai dengan program pemerintah pusat dalam menuntaskan pulau terluar dari keterisoliran, kita dari BPPD akan memfokuskan pembagunan sarana dan prasarna fisik terlebih dahulu seperti, pembagunan Tugu NKRI (Negara Kesatuan Repblik Indonesia)" kata Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Abu Hanifah di ruang kerjanya, Senin (13/02/2012).
Abu Hanifah menambahkan, perlu diketahui bahwa Pulau Jemaja masuk dalam lokasi proritas dua (lokpri II ) oleh pemerintah pusat. Oleh karena itu BPPD akan menyusun program-program daerah yang akan di usulkan kepada pemerintah pusat dengan cara koordinasai dengan seluruh SKPD Pemkab Anambas.
"Untuk tahun ini kabupaten kepulauan Anambas tidak masuk dalam lokpri I tapi Natuna. Kita masuk lokpri II di tahun 2013 saat ini kita hanya mempersiaapkan program-program yang dibutuhkan oleh masyarakat kabupaten kepulauan Anambas," ujar Abu Hanifah.
Adapun program Badan Nasinal Pemerintah Pusat (BNPP) adalah untuk mewujudkan kawasan perbatasan negara sebagai beranda terdepan NKRI yang aman, tertib, maju, sejahtera dan berkelanjutan, khususnya wilayah Kepri.
"Untuk wilayah Anambas ada lima pulau terluar yaitu, Pulau Tukong Berlayar berbatasan dengan Vietnam, Pulau Tukong Nanas berbatasan dengan Thailand, Pulau Mangkai berbatasan dengan Malaysia, Pulau Damar berbatasan dengan Malaysia dan Pulau Tukong Malang Biru berbatasan dengan Singapura/Malaysia. Pulau-pulau ini yang perlu diberi perhatian khusus dari Pemerintah Pusat dan daerah agar kedepan pulau terluar tersebut aman dari gangguan pihak asing," kata Abu Hanifah.
(Emmi/Dodo)